Kelas NDP: BAB V Individu dan Masyarakat

 

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UPP PGSD Bone FIP UNM kembali melanjutkan proses kaderisasi melalui kegiatan Kelas NDP sebagai bagian dari penguatan nilai dasar perjuangan organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 30 Maret 2026 bertempat di Sekretariat HMI Komisariat UPP PGSD Bone, dimulai pada pukul 14.30 WITA hingga selesai. Pada pertemuan kali ini, pembahasan difokuskan pada Bab V: Individu dan Masyarakat, dengan Nurfauziah sebagai pemantik.

Materi pada Bab V menekankan hubungan yang tidak terpisahkan antara individu dan masyarakat. Individu dipahami sebagai makhluk yang memiliki kebebasan, potensi, serta hak-hak dasar, sementara masyarakat merupakan ruang sosial tempat individu berinteraksi, berkembang, dan berkontribusi. Dalam perspektif ini, keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan kolektif menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara dialogis dan interaktif. Pemantik menguraikan bahwa individu tidak dapat hidup secara terpisah dari masyarakat, karena setiap tindakan individu akan berdampak pada lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai sosial seperti solidaritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Diskusi yang berkembang mengangkat berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan hubungan individu dan masyarakat, terutama di era modern yang cenderung mendorong sikap individualisme. Peserta diajak untuk merefleksikan bagaimana peran individu dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis, serta bagaimana nilai-nilai kebersamaan dapat tetap dipertahankan di tengah perubahan zaman.

Kelas NDP ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga mendorong peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Proses ini penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam tindakan nyata, baik di lingkungan organisasi, kampus, maupun masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh manfaat berupa peningkatan pemahaman tentang relasi individu dan masyarakat, penguatan kesadaran sosial, serta kemampuan berpikir kritis dalam melihat dinamika kehidupan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar kader serta memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Kegiatan Kelas NDP ini menjadi salah satu bentuk konsistensi HMI Komisariat UPP PGSD Bone dalam membangun kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Dengan memahami hubungan antara individu dan masyarakat, diharapkan kader HMI mampu menjadi pribadi yang seimbang dalam menjalankan perannya, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari masyarakat. Semangat “Yakin Usaha Sampai” menjadi landasan bahwa setiap proses kaderisasi akan membawa pada pembentukan kader yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berdaya saing.

Komentar