Kajian Intelektual: HMI di Era Post-Truth Merawat Idealisme di Tengah Pragmatisme dan Individualisme

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UPP PGSD Bone FIP UNM kembali melaksanakan kegiatan Kajian Intelektual sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kader dalam merespons dinamika zaman. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, bertempat di Sekretariat HMI Komisariat UPP PGSD Bone, dimulai pada pukul 13.00 WITA hingga selesai. Pada kesempatan ini, Syasya Nur Aisya hadir sebagai pemantik dengan mengangkat tema “HMI di Era Post-Truth: Merawat Idealisme di Tengah Pragmatisme dan Individualisme”.

Tema yang diangkat mencerminkan tantangan besar yang dihadapi oleh generasi mahasiswa saat ini, khususnya dalam menghadapi fenomena post-truth, di mana kebenaran objektif kerap tergeser oleh opini, emosi, dan kepentingan tertentu. Dalam kondisi tersebut, idealisme kader menjadi salah satu aspek yang rentan tergerus oleh arus pragmatisme dan kecenderungan individualisme yang semakin menguat di tengah kehidupan sosial.

Pelaksanaan kajian berlangsung secara interaktif dan penuh refleksi. Pemantik menguraikan bagaimana era post-truth memengaruhi cara berpikir, bersikap, dan bertindak mahasiswa, termasuk dalam kehidupan berorganisasi. Diskusi berkembang pada pentingnya menjaga integritas intelektual serta komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran, meskipun dihadapkan pada berbagai tekanan sosial dan kepentingan praktis. Dalam konteks ini, idealisme dipandang sebagai fondasi penting yang harus dirawat dan diperkuat.

Kajian intelektual ini juga menekankan bahwa kader HMI harus mampu menyeimbangkan antara rasionalitas dan kepekaan sosial. Sikap kritis terhadap informasi menjadi hal yang esensial, terutama dalam memilah antara fakta dan opini yang beredar di ruang publik. Selain itu, penting bagi kader untuk tetap menjunjung tinggi nilai kolektivitas di tengah kecenderungan individualisme, sehingga peran sebagai agen perubahan tetap dapat dijalankan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan ideologis dan sosial di era kontemporer. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran untuk tetap berpegang pada nilai-nilai idealisme, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan objektif dalam menghadapi berbagai fenomena yang berkembang di masyarakat.

Kegiatan Kajian Intelektual ini merupakan salah satu bentuk HMI Komisariat UPP PGSD Bone dalam membangun tradisi intelektual yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan mengangkat tema yang kontekstual, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan prinsip dan integritas moral. Semangat “Yakin Usaha Sampai” menjadi landasan bahwa setiap proses yang dijalani dengan kesungguhan akan membawa pada terbentuknya kader yang berkualitas dan berdaya saing.


Komentar