Kelas NDP: Bab IV Ketuhanan Yang Maha Esa dan Perikemanusiaan

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UPP PGSD Bone FIP UNM kembali melaksanakan kegiatan kaderisasi melalui Kelas NDP sebagai upaya penguatan nilai-nilai dasar perjuangan organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026 bertempat di Sekretariat HMI Komisariat UPP PGSD Bone, dimulai pada pukul 15.30 WITA hingga selesai. Pada pertemuan ini, pembahasan difokuskan pada Bab IV: Ketuhanan Yang Maha Esa dan Perikemanusiaan, dengan Nurfadillah Nurdin sebagai pemantik.

Kelas NDP merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter kader HMI, khususnya dalam memahami landasan ideologis organisasi yang bersumber dari nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Materi pada Bab IV menekankan hubungan yang tidak terpisahkan antara keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sikap kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai ketuhanan tidak hanya dipahami secara teologis, tetapi juga diwujudkan dalam perilaku sosial yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif dan dialogis. Pemantik menjelaskan bahwa keimanan yang sejati harus tercermin dalam sikap dan tindakan yang menghargai martabat manusia. Dalam konteks ini, perikemanusiaan menjadi manifestasi nyata dari nilai ketuhanan, di mana setiap individu dituntut untuk bersikap adil, empati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Diskusi yang berkembang mengarah pada berbagai fenomena sosial yang menunjukkan pentingnya integrasi antara nilai spiritual dan sosial. Peserta diajak untuk merefleksikan bagaimana nilai ketuhanan sering kali dipahami secara sempit tanpa diiringi dengan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, kader HMI diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara dimensi religius dan sosial dalam setiap aspek kehidupan.

Kelas NDP ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga mendorong peserta untuk menginternalisasi nilai-nilai yang dipelajari. Proses ini penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memiliki pemahaman ideologis yang kuat, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam tindakan nyata, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh manfaat berupa penguatan nilai keimanan, peningkatan kesadaran sosial, serta kemampuan berpikir kritis dalam memahami hubungan antara agama dan kemanusiaan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar kader serta memperkuat komitmen dalam menjalankan nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Kegiatan Kelas NDP ini menjadi bukti konsistensi HMI Komisariat UPP PGSD Bone dalam menjalankan proses kaderisasi yang berkelanjutan dan berbasis nilai. Dengan pembahasan yang mendalam terhadap setiap materi, diharapkan kader HMI mampu menjadi pribadi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Semangat “Yakin Usaha Sampai” menjadi landasan bahwa setiap proses pembelajaran akan membawa pada pembentukan kader yang berintegritas, humanis, dan bertanggung jawab.


Komentar